PrinterFormBloc dan PrinterLoaderBloc di-provide sekali secara global, sementara lima tab pengaturan printer hidup bersamaan di dalam TabBarView dan semuanya membaca-menulis state yang sama.
Karena created dan updated membangun entitas Printer sepenuhnya dari state itu (type, address, code, name, paper), tab yang terakhir menulis state akan menang, lalu tombol Simpan di tab mana pun menyimpan milik tab lain. Nilai awal state kebetulan type 'Bluetooth' — itu sebabnya printer kitchen tersimpan dengan alamat IP yang benar tapi tipe Bluetooth, dan cetakannya dikirim ke radio Bluetooth untuk mencari perangkat yang tidak pernah ada.
Provider global dihapus karena tidak ada tempat lain yang memakainya. Catatan: ini mencegah kerusakan baru, tidak memulihkan baris yang sudah terlanjur salah di SQLite — konfigurasi kelima tab perlu disimpan ulang.
Co-Authored-By: Claude Opus 5 (1M context) <noreply@anthropic.com>
Bluetooth: percobaan ulang connect sebelumnya tidak menutup socket lebih dulu, padahal 'read failed, socket might closed or timeout' justru berarti socket RFCOMM masih setengah terbuka — ketiga percobaan gagal identik dan retry-nya sia-sia. Tiap percobaan ulang kini didahului disconnect paksa.
connectBluetooth mengembalikan sukses begitu ADA koneksi tanpa memeriksa apakah itu printer yang diminta, dan tidak pernah mencatat MAC yang aktif. Kini memakai jalur yang sama dengan mencetak.
Izin runtime Bluetooth sebelumnya hanya diminta dari dialog pilih perangkat. Karena reinstall mencabut izin, kasir yang tidak pernah membuka dialog itu gagal cetak tanpa penjelasan. Status adapter, izin, dan pairing kini ikut di log, dan printer yang tidak ter-pairing digagalkan langsung dengan pesan yang menyebut tindakannya.
Jaringan: printTicket hanya menaruh byte di socket lalu menutup koneksi, tidak pernah membaca balik, sehingga kertas habis atau cover terbuka terlihat sama dengan sukses — itu sebabnya kegagalan kitchen tidak pernah muncul di Crashlytics. NetworkPrinterClient baru menanyakan kondisi printer lewat DLE EOT sebelum dan sesudah mencetak, dengan degradasi anggun untuk printer yang tidak mendukungnya.
Panggilan disconnect() ganda dihapus; printTicket sudah flush dan close sendiri, dan panggilan kedua tanpa await membuat error-nya tercatat sebagai crash fatal palsu. Ditambah jejak per station ke Crashlytics.
Co-Authored-By: Claude Opus 5 (1M context) <noreply@anthropic.com>
dart pub global activate memasang fvm ke folder bin pub yang belum tentu ada di PATH, dan setiap orang yang setup dari nol akan menabraknya tepat setelah langkah activate. Sebelumnya hanya disebut di Troubleshooting.
Co-Authored-By: Claude Opus 5 (1M context) <noreply@anthropic.com>
Perubahan ini sudah ada di working tree sebelum pekerjaan print dimulai; dikumpulkan di sini supaya tidak tercampur dengan commit perbaikan printer. Ditambah pembersihan import injectable yang tidak terpakai di main.dart.
Bagian setup lama tidak cuma kurang, tapi salah: diklaim environment dipilih otomatis dari debug/release, padahal datang dari --dart-define=ENV. Siapa pun yang mengikutinya akan menghasilkan APK 'production' yang menunjuk database dev. Tabel environment dan contoh kodenya juga sudah tidak sesuai isi lib/env.dart.
Ditambah: prasyarat FVM, langkah instalasi ber-fvm, perintah build per environment, bagian Code Generation (termasuk peringatan --delete-conflicting-outputs yang menghapus seluruh file generated sebelum build), dan Troubleshooting.
URL base sengaja tidak disalin ke README; cukup menunjuk lib/env.dart, karena menyalin nilai itulah yang membuat dokumen ini basi.
Co-Authored-By: Claude Opus 5 (1M context) <noreply@anthropic.com>
printStruckOrder berhenti di kegagalan pertama, jadi satu station gagal membuat semua station sesudahnya tidak pernah dicoba. Karena checker (Bluetooth) berada sebelum kitchen dan bar (Network) dalam rantai, satu kegagalan koneksi Bluetooth menghilangkan tiga tiket sekaligus, dua di antaranya di jaringan yang sehat.
Jalur printer Network juga mengembalikan right(false) saat gagal, yang lolos sebagai sukses ke pemanggil, sehingga kasir melihat 'berhasil dicetak' padahal tidak ada kertas keluar.
Perubahan: repository kini mengembalikan Stream<List<PrintStationResult>> dan tetap mencoba semua station; kegagalan Network jadi left; station Network berjalan paralel dengan rantai Bluetooth; station Bluetooth dikelompokkan per alamat agar perpindahan koneksi seminimal mungkin; CapabilityProfile di-cache.
Bluetooth: retry connect dengan backoff dan disconnect di tiap percobaan ulang (socket RFCOMM setengah terbuka membuat connect berulang gagal identik), jeda settle dikembalikan setelah dipangkas ke 300ms, satu lock untuk seluruh radio (bukan per MAC), izin runtime dipastikan di jalur cetak, dan repository jadi LazySingleton agar state koneksi benar-benar dibagi.
UI: dialog progres per-station menggantikan toast tunggal, lengkap dengan durasi tiap station dan tombol cetak ulang khusus yang gagal. Enam listener duplikat di halaman diganti satu listener terpusat di AppWidget. Menu Print di detail transaksi dapat item Print All.
Co-Authored-By: Claude Opus 5 (1M context) <noreply@anthropic.com>
Stack codegen project ini (freezed 2.x, build_runner 2.5, analyzer 7.7.1) hanya paham bahasa Dart sampai 3.9. Flutter 3.44+ membawa framework yang ditulis di bahasa 3.10+, dan analyzer 7.7.1 crash saat men-serialize-nya (visitDotShorthandPropertyAccess) sehingga build_runner tidak bisa jalan sama sekali.
3.41.9 adalah rilis terbaru yang framework-nya masih di bahasa 3.9. Versi dipin per-project lewat .fvmrc supaya tidak mengganggu project lain di mesin yang sama.
android/build/ ikut di-ignore; isinya artefak Gradle.
Co-Authored-By: Claude Opus 5 (1M context) <noreply@anthropic.com>
Flutter 3.47 menolak build dengan Gradle < 8.14.0, AGP < 8.11.1, dan
Kotlin < 2.2.20.
Hapus juga assets/icons/ dan assets/json/ dari pubspec: foldernya tidak
pernah ada dan tidak dirujuk dari lib/, menyebabkan error "unable to find
directory entry" saat build.
Co-Authored-By: Claude Opus 5 <noreply@anthropic.com>