docs: perbarui README untuk FVM, build_runner, dan cara run/build

Bagian setup lama tidak cuma kurang, tapi salah: diklaim environment dipilih otomatis dari debug/release, padahal datang dari --dart-define=ENV. Siapa pun yang mengikutinya akan menghasilkan APK 'production' yang menunjuk database dev. Tabel environment dan contoh kodenya juga sudah tidak sesuai isi lib/env.dart.

Ditambah: prasyarat FVM, langkah instalasi ber-fvm, perintah build per environment, bagian Code Generation (termasuk peringatan --delete-conflicting-outputs yang menghapus seluruh file generated sebelum build), dan Troubleshooting.

URL base sengaja tidak disalin ke README; cukup menunjuk lib/env.dart, karena menyalin nilai itulah yang membuat dokumen ini basi.

Co-Authored-By: Claude Opus 5 (1M context) <noreply@anthropic.com>
This commit is contained in:
efrilm
2026-09-02 20:44:24 +07:00
co-authored by Claude Opus 5
parent 1b4caf45d5
commit ebcddca4bb
+114 -19
View File
@@ -25,6 +25,7 @@ Aplikasi Point of Sale (POS) berbasis Flutter untuk manajemen kasir restoran. Me
| Kategori | Library | | Kategori | Library |
|---|---| |---|---|
| Version Manager | `fvm` — Flutter dipin di `.fvmrc` |
| State Management | `flutter_bloc` + `bloc` | | State Management | `flutter_bloc` + `bloc` |
| Dependency Injection | `get_it` + `injectable` | | Dependency Injection | `get_it` + `injectable` |
| Navigation | `auto_route` | | Navigation | `auto_route` |
@@ -78,11 +79,13 @@ feature/
### Prasyarat ### Prasyarat
- Flutter SDK `^3.8.1` - **FVM** — project ini mengunci versi Flutter, jangan pakai Flutter global
- Dart SDK `^3.8.1` - **Flutter 3.41.9** (Dart 3.11.5) — dipin di `.fvmrc`
- Android SDK / Xcode (untuk iOS) - Android SDK / Xcode (untuk iOS)
- Firebase project yang sudah dikonfigurasi - Firebase project yang sudah dikonfigurasi
> **Kenapa versinya dikunci?** Stack code generation project ini (`freezed` 2.x, `build_runner` 2.5, `analyzer` 7.7.1) hanya paham bahasa Dart sampai 3.9. Flutter 3.44 ke atas membawa framework yang ditulis di bahasa 3.10+, dan `analyzer` 7.7.1 crash saat membacanya. Selama stack codegen belum dinaikkan, **Flutter 3.41.9 adalah versi terbaru yang masih bisa menjalankan `build_runner`.** Lihat [Troubleshooting](#troubleshooting).
### Instalasi ### Instalasi
```bash ```bash
@@ -90,44 +93,99 @@ feature/
git clone <repo-url> git clone <repo-url>
cd apskel-pos-flutter-v2 cd apskel-pos-flutter-v2
# Install dependencies # Pasang FVM (sekali per mesin)
flutter pub get dart pub global activate fvm
# Generate kode (freezed, injectable, auto_route, json_serializable) # Ambil & pakai versi Flutter yang dipin di .fvmrc
dart run build_runner build --delete-conflicting-outputs fvm install
fvm use
# Install dependencies
fvm flutter pub get
# Generate kode
fvm dart run build_runner build
``` ```
> Semua perintah Flutter/Dart di project ini **harus diawali `fvm`**. `flutter run` tanpa `fvm` memakai Flutter global dan hasilnya bisa berbeda.
### Menjalankan App ### Menjalankan App
Environment **tidak** ditentukan otomatis dari debug/release — harus dioper lewat `--dart-define`:
```bash ```bash
# Development # Development
flutter run fvm flutter run --dart-define=ENV=dev
# Release # Production
flutter run --release fvm flutter run --dart-define=ENV=prod
# Production, release mode
fvm flutter run --release --dart-define=ENV=prod
``` ```
App otomatis menggunakan environment `dev` saat debug dan `prod` saat release. Kalau `ENV` tidak dioper, nilainya jatuh ke `dev` (lihat `defaultValue` di `lib/main.dart`).
Di VSCode sudah tersedia konfigurasi **Dev** dan **Prod** di `.vscode/launch.json`, tinggal pilih di panel Run and Debug.
### Build
`--dart-define=ENV=prod` wajib ikut, kalau tidak APK-nya akan memakai database dan base URL milik dev:
```bash
# APK
fvm flutter build apk --release --dart-define=ENV=prod
# App Bundle (Play Store)
fvm flutter build appbundle --release --dart-define=ENV=prod
# iOS
fvm flutter build ipa --release --dart-define=ENV=prod
```
---
## Code Generation
Project ini banyak memakai kode generated (`freezed`, `injectable`, `auto_route`, `json_serializable`, `flutter_gen`). Kode itu **wajib di-generate ulang** setiap kali kamu:
- menambah/mengubah kelas `@freezed` (entity, event, state, DTO)
- menambah/mengubah anotasi DI (`@injectable`, `@LazySingleton`, `@Injectable(as: ...)`)
- menambah halaman baru dengan `@RoutePage()`
- menambah aset di `pubspec.yaml`
```bash
# Sekali jalan
fvm dart run build_runner build
# Mode watch — regenerate otomatis saat file berubah, enak dipakai saat ngoding
fvm dart run build_runner watch
```
> **Hindari `--delete-conflicting-outputs`.** Flag itu menghapus seluruh file generated **sebelum** mulai build. Kalau build-nya gagal di tengah jalan, kamu berakhir tanpa kode generated sama sekali dan project tidak bisa di-compile. Pakai hanya kalau build_runner benar-benar mengeluh soal konflik output, dan pastikan working tree-mu bersih dulu supaya bisa `git restore`.
--- ---
## Environment ## Environment
Konfigurasi environment ada di `lib/env.dart`: Konfigurasi environment ada di `lib/env.dart` — **itu sumber kebenarannya**, jangan disalin ke sini karena gampang basi.
| Environment | Base URL | Database | | Environment | Database |
|---|---|---| |---|---|
| `dev` | `https://api-pos.apskel.id` | `apskel_pos_dev.db` | | `dev` | `apskel_pos_staging.db` |
| `prod` | `https://api-pos.apskel.id` | `apskel_pos_dev.db` | | `prod` | `apskel_pos_prod.db` |
Environment dipilih otomatis di `main.dart`: Environment dipilih dari `--dart-define=ENV=...` di `lib/main.dart`:
```dart ```dart
await configureDependencies( const String env = String.fromEnvironment('ENV', defaultValue: 'dev');
kReleaseMode ? Environment.prod : Environment.dev, await configureDependencies(env);
);
``` ```
Nilai `env` diteruskan ke `injectable`, yang lalu memilih antara `DevEnv` (`@dev`) dan `ProdEnv` (`@prod`). Menambah environment baru berarti menambah kelas ber-anotasi di `lib/env.dart`, lalu generate ulang.
Karena `dev` dan `prod` memakai **nama database berbeda**, berpindah environment di perangkat yang sama tidak akan mencampur datanya.
--- ---
## Dependency Injection ## Dependency Injection
@@ -210,6 +268,43 @@ App dikunci ke mode **landscape** (kiri & kanan) karena didesain untuk tablet PO
## Catatan Development ## Catatan Development
- Selalu pakai `fvm flutter` / `fvm dart`, bukan `flutter` / `dart` global
- Jangan edit `injection.config.dart` dan file `*.freezed.dart` / `*.g.dart` secara manual — file tersebut di-generate otomatis - Jangan edit `injection.config.dart` dan file `*.freezed.dart` / `*.g.dart` secara manual — file tersebut di-generate otomatis
- Setelah mengubah kelas `@freezed` atau anotasi DI, jalankan build_runner sebelum menjalankan app
- Gunakan `log()` dari `dart:developer` untuk logging, bukan `print()` - Gunakan `log()` dari `dart:developer` untuk logging, bukan `print()`
- `print()` dinonaktifkan di release mode - `print()` dinonaktifkan di release mode
---
## Troubleshooting
### `build_runner` gagal: `Missing implementation of visitDotShorthandPropertyAccess`
Kamu sedang memakai Flutter yang terlalu baru. Cek:
```bash
fvm flutter --version # harus 3.41.9
flutter --version # ini Flutter global, boleh versi apa saja
```
Kalau versinya bukan 3.41.9, artinya perintahnya jalan tanpa `fvm`. Log build juga memberi petunjuk yang sama:
```
SDK language version 3.13.0 is newer than `analyzer` language version 3.9.0
```
Perbaikannya: `fvm use`, lalu ulangi dengan awalan `fvm`.
Menaikkan Flutter melewati 3.41.x mengharuskan seluruh stack codegen ikut naik — `freezed` 2 → 3/4, `build_runner` → 2.16, `injectable_generator` 2 → 3, `auto_route` 9 → 10. `freezed` 3 mewajibkan tiap kelas dideklarasikan `abstract`/`sealed` dan menghapus `when`/`map` (diganti pattern matching), jadi ini pekerjaan tersendiri, bukan sambilan.
### Project tidak bisa di-compile, banyak error `_$Something` tidak ditemukan
Kode generated-nya hilang atau belum dibuat. Jalankan:
```bash
fvm dart run build_runner build
```
### `fvm: command not found`
FVM terpasang di `~/AppData/Local/Pub/Cache/bin` (Windows) atau `~/.pub-cache/bin` (macOS/Linux) yang mungkin belum ada di `PATH`. Tambahkan direktori itu ke `PATH`, atau panggil dengan path lengkap.